3 Jenis Market dalam Bisnis

Tahapan Market dalam membeli sebuah Produk

Cold Market

Sebuah kerugian pasar, dimana mereka belum tahu apalagi tertarik dengan produk kita.

Nah pada fase ini, market sama sekali belum mengetahui tentang produk kita sama sekali, dan jangan sekali-kali pernah menjuali market di fase ini.

Karena tidak pantas jika kita kemudian langsung menjuali di segmen ini secara sporadis. Penolakan dan penghindaran pasti terjadi, karena market tidak tahu sama sekali tentang apa yang sebenarnya Anda tawarkan.

Bahkan, hubungan emosipun menjadi penting. sangat wajar jika kita sulit berjualan ke sosok yang benar-benar tidak mengenal kita.

maka penting kemudian untuk berkenalan dengan COLD market ini setahap demi setahap. baik mengenalkan maupun mengenalkan diri.

Maka, aktivitas utama pada fase ini adalah membangun awareness market atas produk. Sebuah pekerjaan yang membuat pasar mengetahui siapa kita dan apa produk yang mau kita jual.

Warm Market

Dari yang semula dingin, kemudian menghangat. Market mulai mengetahui produk Anda, apa benefitnya dan berbagai informasi pendukung lainnya.

Di titik inilah, komunikasi dengan market akan terjalinintens dan terbuka. Di titik ini, market biasanya mulai banyak bertanya, bahkan menyamapaikan keberatan : bisa tentang harga, spesifikasi hingga kualitas.

Itu bagus, karena adanya keluhan adalah bukti bahwa market mulai tertarik dengan produk Anda.

Ini mirip dengan kehidupan berumah tangga, seseorang yang mengajukan komplain ke pasangannya berarti dia menginginkan kebaikan bagi pasangannya.

Ketika seseorang sudah DINGIN, maka yang terjadi adalah PEMBIARAN. Tidak akana ada komplain.

Di tahap inilah seorang sales harus memiliki script yang baik. Seorang sales harus memiliki prediksi pertanyaan dari customer dan kemudian menyiapkan jawaban jitunya.

Contoh :

“Kok mahal sih?”

“Benar bu mahal, karena kami ingin memberikan kualitas yang terbaik”

Di tahap ini juga, seoarang sales harus benar-benar melakukan edukasi kepada warm market.

Setelah warm market terus menerus diedukasi, maka akan masuk pada tahapan ketiga/

Hot Market

Hot market adalah bagian pasar yang siap membeli produk Anda. Tinggal colek, langsung transfer. Kurang lebih begitu.

Hot Market adalah bagian pasar yang sudah memutuskan untuk membeli. Mereka sangat memiliki alasan untuk membeli. Mereka memahami bahwa produk Anda memang bagus. Layak dibeli. Dan mereka mampu untuk membeli.

Maka pada tahapan ini, yang paling krusial adalah operasi penjualan.

Ketika market sudah panas ingin membeli, kanal penjualan harus siap barang, barang harus tersedia, layanan personal harus aktif, tim harus mensupport semua proses jual beli. Sehingga pasar yang sudah HOT ini dapat terlampiaskan keinginan membelinya. Ini penting. Jangan sampai syahwat market menurun karena operasi penjualan tidak siap menangani customer.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian, Kelebihan, Jenis dan Strategi Digital Marketing

Emotional Branding Mewujudkan Konsumen Loyal

Marketing Tools yang Disediakan oleh Google